IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan

   •    Jumat, 13 Jul 2018 09:21 WIB
ihsg
IHSG Diperkirakan Lanjutkan Penguatan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta: Menjelang dirilisnya laporan keuangan emiten di kuartal II-2018, indeks Amerika Serikat (AS) semalam ditutup menguat dengan Nasdaq mencatat rekor tertinggi setelah Amazon dan Facebook mencetak rekor tertingginya sepanjang masa. Bursa menguat kembali di mana sebelumnya diterpa sentimen potensi eskalasi perang dagang antara AS dan Tiongkok.

Di sisi lain, Samuel Research Team menyebutkan, investor tengah mencermati laporan keuangan yang dirilis emiten Delta Air Lines yang melaporkan kinerja di atas estimasi. Sedangkan data klaim pengangguran turun ke 214.000, sementara data inflasi tumbuh lebih tinggi dari data enam tahun terakhir.

Samuel Research Team memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan melanjutkan penguatannya mengikuti positifnya bursa global saat ini. Investor menanti data laporan keuangan perbankan yang akan dirilis dalam waktu dekat.

"Nilai tukar rupiah ditutup datar di Rp14.390 per USD, sedangkan pasar EIDO ditransaksikan menguat," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018.

Sementara itu, indeks S&P 500 meningkat sebanyak 24,27 poin atau 0,87 persen, menjadi ditutup di 2.798,29 poin. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq berakhir dengan bertambah sebanyak 107,30 poin atau 1,39 persen menjadi 7.823,92 poin.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Semua Konsumen Perkotaan meningkat sebanyak 0,1 persen pada Juni pada basis disesuaikan secara musiman setelah naik 0,2 persen pada Mei, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.

 


(ABD)