OJK Pantau Perkembangan Industri Keuangan Usai Gempa Lombok

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 08 Aug 2018 19:57 WIB
Gempa Lombok
OJK Pantau Perkembangan Industri Keuangan Usai Gempa Lombok
Ilustrasi gempa bumi. (Dok;Medcom).

Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memantau perkembangan industri keuangan pasca bencana gempa bumi yang melanda Pulau Lombok dan sekitarnya pada Minggu, 5 Agustus 2018 lalu.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pihaknya telah menurunkan tim dari kantor pusat untuk melakukan assesment. OJK akan membuat kebijakan khusus jika terjadi pada industri pasar uang di Nusa Tenggara Barat.

"Kita akan pertimbangkan jika diperlukan kebijakan khusus terkait dampak terhadap industri jasa keuangan di NTB," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 8 Agustus 2018.

Wimboh juga menjelaskan, OJK terus melakukan komunikasi dan memonitor industri jasa keuangan agar tetap dapat melayani transaksi keuangan masyarakat.

"Kita akan memastikan masyarakat terinformasi kantor bank maupun jaringan ATM yang dapat beroperasi secara terbatas akibat dampak bencana," jelas Wimboh.

Informasi tersebut dapat diakses melalui Layanan OJK pada telepon nomor 157 atau kontak layanan konsumen untuk masing-masing lembaga jasa keuangan. Anggota Dewan Komisioner dan segenap jajaran pegawai OJK menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah tersebut.

 


(SAW)


Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

8 hours Ago

Pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 telah resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018). Acara…

BERITA LAINNYA