IHSG Melempem di Sesi Siang

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 06 Jul 2018 11:56 WIB
ihsg
IHSG Melempem di Sesi Siang
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rosa Panggabean).

Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan sesi pertama perdagangan siang ini masih berada di zona merah. Disinyalir, dimulainya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok membuat IHSG merosot.

Pantauan Medcom.id, Jumat, 6 Juli 2018, IHSG melemah 36,048 poin atau setara 0,628 persen ke posisi 5.703. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.733.

Volume perdagangan saham ditutup sebanyak 3,6 miliar lembar senilai Rp2,9 triliun. Sebanyak 160 saham menguat, 198 saham melemah, 92 saham stagnan, dan terjadi 178.373 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 turun 9,23 poin atau setara 1,0 persen ke posisi 896. Sementara indeks JII melemah 1,07 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 644.

Siang ini beberapa sektor berada di zona merah, hanya beberapa yang bertahan di zona hijau. Sektor yang menguat paling tinggi dipegang dari pertambangan sebesar 29,51 poin. Sementara sektor konsumer menjadi yang paling melemah sebesar 27,64 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melesat Rp1.850 ke Rp16.475, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp1.225 ke Rp24.475, serta PT United Tractors Tbk (BBCA) naik Rp300 ke Rp33.550.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) merosot Rp950 ke Rp68.075, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) merosot Rp525 ke Rp45.725, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot Rp300 ke Rp20.925.

 


(AHL)