Indeks Diproyeksikan Bergerak ke Level 5.727-5.751

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 14 Jun 2017 09:24 WIB
ihsg
Indeks Diproyeksikan Bergerak ke Level 5.727-5.751
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang hari ini diproyeksikan akan berupaya mematahkan tren pelemahan jangka pendek untuk melanjutkan proses kenaikan yang terjadi pada transaksi kemarin. Dalam hal ini, sejumlah sentimen positif diharapkan bisa mendukung kondisi itu.

"Meski secara tren laju IHSG masih dalam tren pelemahan, namun pergerakannya akan kembali mencoba untuk mematahkan tren pelemahan yang ada. I‎HSG berpeluang menuju resisten di area 5.717 dan 5.727,‎" ucap Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.

Sementara itu, ‎Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya menambahkan, indeks pada hari ini diprediksi akan melanjutkan pola penguatan di tengah perkiraan Bank Indonesia mempertahankan BI 7 Days Repo Rate di level 4,75 persen.

"Menyongsong rilis data suku bunga acuan esok hari yang disinyalir belum akan berubah, maka hal ini akan memberikan warna terhadap pola pergerakan IHSG," kata William.

Potensi penguatan IHSG, lanjut William, masih terlihat cukup besar dengan target resisten terdekat yang berpeluang untuk dicapai dalam beberapa waktu mendatang. Indeks‎ memiliki support terdekat yang mesti dipertahankan berada pada level 5.676.

"Sedangkan target resisten yang tengah berupaya untuk ditembus berada pada level 5.751. ‎Saat ini IHSG masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar," tutur William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP)‎, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).


(ABD)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

13 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA