Rupiah Pagi Bergerak Melemah ke Rp13.344/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 10 Aug 2017 08:18 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Bergerak Melemah ke Rp13.344/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.313 per USD. Sejumlah sentimen positif diharapkan terus berdatangan agar bisa memperkuat gerak nilai tukar rupiah berbaris di jalur hijau.

Mengutip Bloomberg, Kamis 10 Agustus 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.344 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.340 per USD hingga Rp13.344 per USD dengan year to date return di minus 1,04 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.117 per USD.

Sementara itu, penjualan ritel belum pulih dan harapan pelonggaran kebijakan moneter mengalami peningkatan. Pergerakan nilai tukar rupiah mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Rabu kemarin dengan dolar Amerika Serikat yang menguat di pasar Asia.



"Akan tetapi, USD yang kembali melemah bisa mengembalikan penguatan rupiah. Sentimen positif dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta Surat Utang Negara (SUN) juga bisa meminta apresiasi rupiah lanjutan," ungkap Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Harapan pelonggaran moneter yang meningkat semakin tercermin di pasar SUN dengan imbal hasil yang semakin turun dan tingkat inflasi Agustus 2017 yang diperkirakan rendah serta pertumbuhan penjualan ritel Juli 2017 yang melambat jadi faktor pendukung tambahan diperlukannya stimulus moneter, walaupun tidak selalu berarti pemangkasan BI RR rate.

Di sisi lain, penguatan USD belum solid dan tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) jadi fokus. Dolar index kembali melemah setelah sempat menguat pada perdagangan semalam. Di saat yang sama, terlihat yen yang menguat cukup tajam dengan meningkatnya permintaan aset safe-haven akibat tensi yang meningkat antara Korea Utara dan AS.

 


(ABD)