Bertemu Direktur Bursa, Manajemen Induk Sevel Bungkam

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 06 Jul 2017 16:40 WIB
7-eleven
Bertemu Direktur Bursa, Manajemen Induk Sevel Bungkam
Seluruh gerai 7-eleven akan ditutup akhir Juni 2017. (MI/Panca Syurkani).

Metrotvnews.com, Jakarta: Empat petinggi ‎PT Modern Internasional Tbk (MDRN) mendatangi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Kedatangan mereka karena dipanggil oleh bursa akibat bisnis 7-Eleven (Sevel) yang mereka jalani gagal beroperasi per 30 Juni 2017.

Selama satu jam lebih, para petinggi Modern Internasional berbicara banyak dengan dua anggota‎ direksi bursa, yakni Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat ‎dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya. 

Setelah pertemuan dengan direksi bursa, ‎beberapa jajaran manajemen MDRN keluar dari ruangan rapat. Awak media langsung berkumpul dan mendatangi seluruh manajemen perseroan untuk mendapatkan penjelasan detail terkait keberlangsungan sevel ke depannya.


Tapi, sangat disayangkan manajemen tidak mau menceritakan secara gamblang terkait apa saja yang dibicarakan bersama direksi bursa. 

"No comment dalam sementara. Kita akan undang dalam waktu dekat pada minggu depan. Nanti kami akan kasih tahu secara lebih jelas," ucap ‎Direktur Modern Internasional Donny Susanto kepada awak media di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.

Donny berjanji akan menceritakan secara jelas terkait keberlangsungan usaha Sevel ke depannya.

"Masalah keterbukaan informasi. Nanti akan kami comment. Nanti akan kami panggil," pungkas Donny.

Manajemen Modern Internasional datang ke bursa sekitar pukul 14.30 WIB. Dari manajemen Modern Internasional.‎ Dua direksi bursa yang ditemui oleh manajemen MDRN adalah Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat ‎dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Alpino Kianjaya. 


(SAW)