Gangguan Datafeed Sebabkan Volatilitas Perdagangan Saham

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 10 Jul 2017 14:07 WIB
ihsgpasar modal
Gangguan <i>Datafeed</i> Sebabkan Volatilitas Perdagangan Saham
BEI (ANT/Puspa Perwitasari).

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menyatakan gangguan sistem datafeed hari ini mengakibatkan terjadinya volatilitas selama dua jam. Tapi, semua itu sudah dapat ditangani oleh pihak bursa sehingga perdagangan berjalan aman.

‎"Sebenarnya pukul 10 sudah jalan. Mohon maaf ada kejadian semacam ini dan kami terus berusaha agar tidak terjadi lagi. Lima tahun lalu juga terjadi tapi seharusnya tidak terjadi lagi," kata Tito, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin 10 Juli 2017.

Ketika sistem datafeed yang error, bilang Tito, ‎semua transaksi bursa yang telah terjadi (match) tetap diakui atau tersimpan oleh sistem JATS. Bukan hanya itu saja, seluruh penawaran jual dan permintaan beli yang belum match (open order) akan dihapus oleh sistem JATS.

baca : Perdagangan Terganggu, BEI Perbaiki Sistem Datafeed

"Dan juga, ‎acuan harga untuk perdagangan efek bersifat ekuitas mulai pukul 10.00 waktu JATS menggunakan harga penutupan pada perdagangan Jumat 7 Juli 2017," jelas Tito.

Ditempat yang sama, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa (AB) BEI, Hamdi Hassyarbaini‎ menambahkan, mulai pukul 10 pagi tadi, transaksi perdagangan bursa sudah kembali normal. 

"Tapi transaksi pukul 10 tetap tercatat," ucap Hamdi.


Pada intinya, lanjut dia, gangguan datafeed menyebabkan keterlambatan transaksi selama satu jam. 

"Kami minta maaf atas keterlambatan transaksi selama satu jam. Tidak ada dampak terhadap sistem pengawasan transaksi. Selalu dalam pengawasan divisi karena intinya ini masalah datafeed," pungkas Hamdi.





(SAW)