Indeks Diperkirakan Kembali Coba Cetak Rekor

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 21 Mar 2017 09:02 WIB
ihsg
Indeks Diperkirakan Kembali Coba Cetak Rekor
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang hari ini dip‎erkirakan melanjutkan proses pelemahan minor mengikuti tren secara teknikal yang berada pada pola penurunan jangka pendek sejak awal pekan ini.

"Indeks berpotensi melanjutkan pelemahan. ‎Sehingga, IHSG diperkirakan bergerak tertekan dengan kisaran pergerakan 5.565-5.465,"‎ kata analis PT Reliance Securities Tbk Lanjar Nafi, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa 21 Maret 2017.

Sementara itu, Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan, setelah menembus level tertinggi sepanjang masa maka indeks kembali terkonsolidasi. Meski demikian potensi kenaikan masih cukup terlihat jelas.

"Rentang konsolidasi masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian, mengingat capital inflow masih terus berlangsung ke dalam pasar modal Indonesia," kata William.

Ketika capital inflow masih terus masuk ke pasar modal, lanjut William, maka hal itu merupakan salah satu pendongkrak kenaikan IHSG hingga dapat mencetak rekor baru dalam beberapa waktu mendatang.

"Sepanjang hari ini indeks bisa berpotensi menguat berada di kisaran 5.452-5.578‎," jelas William.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).‎


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA