Rupiah Pagi di Akhir Pekan Menghijau di Rp14.868/USD

Angga Bratadharma    •    Jumat, 07 Sep 2018 08:47 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi di Akhir Pekan Menghijau di Rp14.868/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terlihat kembali perkasa dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.893 per USD. Intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) berhasil membuat rupiah berbalik arah ke zona hijau.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 7 September 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.868 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.868 hingga Rp14.872 per USD dengan year to date return di 9,72 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.659 per USD.

Sementara itu, kurs USD kembali melemah terhadap sekeranjang mata uang utama pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor mengatur posisi mereka menjelang laporan pekerjaan untuk Agustus yang sangat diantisipasi pada Jumat waktu setempat.

Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun sebanyak 0,13 persen menjadi 95,061 pada akhir perdagangan. Indeks mencapai tertinggi dalam dua minggu pada Selasa waktu setempat.



Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 20,88 poin atau 0,08 persen menjadi berakhir di 25.995,87 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 10,55 poin atau 0,37 persen menjadi ditutup pada 2.878,05 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 72,45 poin atau 0,91 persen menjadi berakhir di 7.922,73 poin.

Pembuat cip AS termasuk di antara saham-saham yang berkinerja terburuk di sektor teknologi. Saham Micron Technology dan Lam Research masing-masing jatuh 9,87 persen dan 6,97 persen, ketika pasar ditutup. Apple, Amazon, Facebook dan Twitter juga berkinerja buruk.

Sementara itu, para pelaku pasar terus mengawasi pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Kanada dan mencerna beberapa data ekonomi. Negosiator dari Amerika Serikat dan Kanada melanjutkan perundingan perdagangan untuk menjembatani perbedaan mereka pada Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

 


(ABD)


Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

43 minutes Ago

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu proposal baru dari calon investor yang akan meny…

BERITA LAINNYA