Dolar AS Diperkirakan Libas Gerak Rupiah

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 07 Dec 2018 08:30 WIB
kurs rupiahdolar as
Dolar AS Diperkirakan Libas Gerak Rupiah
Ilustrasi (MI/Himanda Amrullah)

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan masih melemah lantaran dolar Amerika Serikat (USD) secara perlahan kembali menunjukkan taringnya. Rupiah perlu mendapatkan katalis positif dari dalam negeri, karena berpeluang melemah lebih dalam sejalan USD yang memiliki potensi terus menguat.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan rupiah sewaktu-waktu bisa terperosok jika tidak adanya sentimen positif dalam negeri yang bisa menahannya. Adapun rupiah diyakini akan berada di posisi Rp14.509 sampai Rp14.521 per USD.

"Peluang pelemahan pun kembali dapat dimungkinkan jika tidak adanya sentimen yang dapat menahan penurunan yang terjadi, terutama dari pergerakan USD yang cenderung kembali meningkat," jelas Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Reza menjelaskan beberapa sentimen dalam negeri sejak kemarin belum bisa mengangkat rupiah dari pelemahannya. Salah satunya adalah pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan defisit anggaran hingga November 2018 mencapai Rp287,9 triliun atau lebih rendah dari target APBN 2018 sebesar 2,19 persen.

Selain itu, realisasi belanja negara hingga November 2018 tercatat mencapai Rp1.942,4 triliun atau 87,5 persen dari target APBN 2018. Pencapaian semacam itu sangat disayangkan belum cukup mampu mengangkat laju rupiah.

"Bahkan optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di tahun ini dapat mencapai 5,2 persen juga belum mampu membuat rupiah menguat," kata Reza.

Pelemahan rupiah terjadi karena imbas sentimen global terutama dari ditangkapnya salah satu petinggi Huawei di Kanada. Menurut Reza adanya kejadian tersebut membuat pelaku pasar khawatir hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok sehingga mengantisipasinya dengan mengambil posisi pada USD.

"Akibatnya pergerakan USD kembali melanjutkan kenaikannya," tutup dia.


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA