Minim Sentimen Positif, Rupiah Berpotensi Kembali Melemah

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 15 Sep 2017 08:58 WIB
kurs rupiah
Minim Sentimen Positif, Rupiah Berpotensi Kembali Melemah
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sentimen positif diprediksi masih sangat minim bagi pergerakan rupiah sepanjang hari ini. Hal itu membuka peluang bagi mata uang Garuda untuk kembali melemah.

"Pelemahan lanjutan masih terjadi seiring minimnya sentimen positif yang dapat menahan penurunan rupiah. Akibatnya membuka peluang pelemahan kembali terjadi," sebut Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, dalam riset hariannya, Jumat 15 September 2017.

Masih adanya peluang untuk turun, tutur Reza, membuat rupiah akan bergerak di kisaran support Rp13.362 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.195 per USD.

"Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif maupun berbalik arah melemah," ujar Reza.

Hingga penutupan perdagangan Kamis 14 September 2017, rupiah alami pelemahan sebanyak 50 poin, atau setara 0,38 persen ke posisi Rp13.251 per USD. Meski pergerakan USD di pasar spot valuta asing (valas) Asia cenderung tertahan, seiring aksi tunggu pelaku pasar terhadap data consumer inflation AS untuk menentukan arah kebijakan The Fed terutama untuk pengetatan kredit.

Di sisi lain, kata Reza, menguatnya dolar Australia seiring dengan kenaikan jumlah pekerja di Australia tampaknya kurang kuat imbasnya ke rupiah. Sebab, mata uang Yuan yang mengalami pelemahan, setelah dirilis penurunan angka pertumbuhan produksi industri dan penjualan ritel negeri Tiongkok.

Sementara dari dalam negeri, sambung dia, berita turunnya suku bunga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menurunkan tingkat suku bunga perbankan kurang kuat mengangkat rupiah, karena dibarengi dengan berita masih banyaknya inefisiensi penggunaan APBN dan APBD yang disampaikan Presiden Jokowi, sehingga kembali melemahkan rupiah.


(AHL)