Ruang Pelemahan Rupiah Diperkirakan Mereda

Angga Bratadharma    •    Senin, 10 Jul 2017 08:02 WIB
kurs rupiah
Ruang Pelemahan Rupiah Diperkirakan Mereda
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi jual asing di pasar keuangan intensif dan gerak nilai tukar rupiah berada dalam tekanan. Pergerakan nilai tukar rupiah harus mengalami pelemahan di perdagangan Jumat lalu walaupun dolar Amerika Serikat (USD) melemah di Asia.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, tekanan jual asing baik di pasar saham maupun obligasi membuat pergerakan nilai tukar rupiah dalam tekanan pelemahan. Meredanya pelemahan obligasi global, diperkirakan bisa meredakan pelemahan rupiah walaupun saat ini dolar index mulai mengembalikan penguatannya.

"Cadangan devisa Bank Indonesia (BI) yang diumumkan turun bulan lalu menunjukkan komitmen menjaga stabilitas," tegas Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 10 Juli 2017.

Sementara itu, serapan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) baik dan gerak USD mengembalikan kekuatan. Dolar index mulai konsisten menguat terpicu oleh data serapan tenaga kerja AS yang lebih baik dari ekspektasi.

Sedangkan di sisi lain, efek optimisme bank sentral di kawasan Zona Euro dan Inggris mulai meredup dan tertutupi komitmen Bank of Japan (BoJ) untuk membeli obligasi sebanyak apapun untuk menenangkan pasar.

"Fokus tertuju ke inflasi Tiongkok pagi ini yang diperkirakan stabil," pungkas Rangga.

 


(ABD)