Pemerintah Siapkan Sistem Transaksi SUN Online

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 11 Sep 2017 18:14 WIB
surat utang
Pemerintah Siapkan Sistem Transaksi SUN <i>Online</i>
Illustrasi.MI/ROmmy.

Metrotvnews.com, Jakarta: Demi memudahkan calon pelaku pasar (investor), pemerintah memiliki rencana bakal mengembangkan sistem transaksi penawaran surat utang negara (SUN) perdana lewat mekanisme elektronik (online). Langkah itu seiring dengan kebutuhan pendanaan lewat SUN yang semakin meningkat.

Direktur SUN Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Loto Srinaita Ginting menjelaskan, pihaknya sedang mengembangkan proyek percontohan penawaran perdana SUN jenis Obligasi Ritel Indonesia (ORI) lewat sistem online. Sehingga investor ritel dapat membeli ORI pada saat penawaran perdana secara online.

Proyek percontohan tersebut, bilang Loto, nantinya akan melibatkan beberapa mitra distribusi yang terdiri dari perbankan, perusahaan efek dan perusahaan keuangan elektronik atau Fintech yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Nah, salah satu yang ikut proyek percontohan adalah bank Permata," kata Loto, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin 11 September 2017.

Agar bisa mengikuti fasilitas tersebut, dia mengaku, calon investor ORI hanya cukup mendaftar ke mitra distributor yang telah ditunjuk. Kemudian, calon investor harus memiliki SID (single identification) dan Rekening dana Nasabah (RDN) .

"Ketika lengkap datanya, calon investor akan masuk dalam sistem SBN gate way," terang Loto.

Sebagai gambaran, minat investor ritel mengikuti penawaran ORI perdana cukup tinggi.Hal itu tercermin dari data Kemenkeu, dari total ORI yang terbitkan Rp135 triliun, pada akhir Agustus hanya tersisa Rp59 triliun atau setara 36 persen dari total yang diterbitkan oleh pemerintah.

"Artinya, investor ritel yang mendapatkan ORI pada saat penawaran perdana segera melepas kepemilikannya untuk mendapatkan gain (kenaikan nilai)," tutup Loto.



(SAW)