Bank of India Minta 'Angkat Kaki' dari Papan Perdagangan Bursa

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 12 Feb 2018 19:19 WIB
delisting
Bank of India Minta 'Angkat Kaki' dari Papan Perdagangan Bursa
Illustrasi. ANT/Akbar.

Jakarta: PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) meminta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghapus sahamnya (delisting) dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia. Pengajuan itu dilakukan perusahaan dengan mengirimkan surat ke BEI pada 7 Februari 2018. Pengajuan delisting Bank India telah ditanggapi oleh BEI. Suratnya telah diterima oleh bursa pada 9 Februari 2018.

"Surat yang memuat rencana perseroan untuk delisting dari bursa," ungkap Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Goklas Tambunan, seperti mengutip keterbukaan BEI, Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.

Adanya permintaan delisting, bilang Goklas, ‎membuat manajemen bursa menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham Bank of India Indonesia‎ di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek di hari ini hingga pengumuman lebih lanjut. "Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh ‎Bank of India Indonesia," tutur dia.

Hingga saat ini saham perusahaan masih bertengger di level Rp‎1.750 per saham. Saham perusahaan mayoritasnya sebesar 76 persen dimiliki oleh Bank of India, sebesar 18 persen diemban oleh PT Panca Mitra Jaya, sebesar 3,29 persen dimiliki publik, dan sisanya 2,71 persen dimiliki oleh Prakash R Chugani.



(SAW)