Rilis Kinerja Emiten Kuartal III akan Memengaruhi Gerak Indeks

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 13 Oct 2017 09:22 WIB
ihsg
Rilis Kinerja Emiten Kuartal III akan Memengaruhi Gerak Indeks
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berupaya mempertahankan kekuatannya seiring adanya optimisme pelaku pasar terhadap laporan kinerja keuangan kuartal III-2017.

Analis Senior PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada menyatakan, pembalikan arah naik indeks memperlihatkan masih ada kekuatan daya beli untuk menahan proses pelemahan, apalagi pelaku pasar memiliki optimisme akan membaiknya kinerja emiten pada kuartal ketiga tahun ini.

Meski demikian, lanjut Reza, kenaikan yang terjadi masih harus kembali diuji ketahanannya, agar bisa kembali melanjutkan kenaikan. "Tetap antisipasi sentimen dari berita-berita sektoral dan emiten yang dapat membuat arah IHSG kembali bergerak variatif dalam kecenderungan melemah," ucap Reza, dalam riset hariannya, Jumat 13 Oktober 2017.

‎Kepala Analis PT Indosurya Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan, indeks saat ini masih terkonsolidasi dengan kecenderungan menguat. Selama level support 5.839 dapat dipertahankan, maka potensi kenaikan untuk dapat kembali mengukir rekor baru akan bisa digapai. "Di mana posisi resisten indeks akan berada di 5.965," ungkap William.

‎Pada saat ini, kata William, proses teknikal rebound sedang terjadi dalam pola gerak IHSG. Hal itu ditunjang mulai terlihatnya capital inflow dan diharapkan dapat kembali terus terjadi secara signifikan.

Selain itu, rilis data perekonomian tentang penjualan mobil dan rilis kinerja emiten di kuartal III-2017 akan memberikan warna terhadap pola gerak IHSG hari ini.

Mengamati keadaan satu hari ini, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

Kemudian, cermati pula saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).‎


(AHL)