Pengembang Perumahan Bisa Akses Modal Melalui Bursa Efek

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 20 Dec 2017 21:39 WIB
perumahan
Pengembang Perumahan Bisa Akses Modal Melalui Bursa Efek
Illustrasi. ANT/M Agung Rajasa.

Jakarta: Bursa Efek Indonesia mengajak para pengembang perumahan bisa mencatatkan saham di pasar modal. Langkah ini diyakini bisa menjadi altenatif saat perusahaan pengembang perumahan mengalami kesulitan dana untuk menyediakan hunian bagi masyarakat.

Direktur Penilaian BEI Samsul Hidayat mengatakan dana yang tersedia di pasar modal cukup melimpah sehingga bisa menjadi alternatif pendanaan. Dengan begitu para pengembang dapat membangun lebih banyak rumah sesuai dengan kebutuhan.

"Agar semakin banyak dana publik yang terserap untuk pembiayaan properti. Untuk itu kami dorong agar semakin banyak perusahaan properti yang mencatatkan sahamnya di bursa," kata dia di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

Dirinya menambahkan instrumen yang tersedia di pasar modal juga lebih beragam dibandingkan pendanaan melalui bank. Di samping tenor daripada pendanaan juga bisa disesuaikan dengan sistem kredit pemilikan rumah (KPR) yang biasanya berjangka panjang.

"Kan bisa menerbitkan saham, obligasi, sukuk, itu bisa menambah dana untuk perusahaan properti yang kemudian digunakan untuk menyalurkan KPR. Ini kan karakteristiknya juga sama (dengan pembiayaan) karena jangka panjang," jelas dia.

Saat ini sudah ada 65 perusahaan properti yang telah melantai di pasar modal. Total dana yang terhimpun dari IPO perusahaan-perusahaan tersebut mencapai Rp52,5 triliun dengan pendapatan rata-rata mencapai Rp372,9 miliar.

Hal ini diyakini Samsul merupakan peluang yang cukup baik bagi para pengembang perumahan. Apalagi data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat angka kebutuhan rumah (backlog) saat ini mencapai 11,38 juta.



(SAW)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA