Mulai Menghijau, Rupiah Pagi Dibuka di Rp15.218/USD

Angga Bratadharma    •    Jumat, 12 Oct 2018 08:46 WIB
kurs rupiah
Mulai Menghijau, Rupiah Pagi Dibuka di Rp15.218/USD
Ilustrasi (MI/Atet Dwi Permata)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terlihat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp15.235 per USD. Adapun kurs USD melemah ke level terendah dua minggu terhadap sejumlah mata uang pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

Mengutip Bloomberg, Jumat, 12 Oktober 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menghijau di Rp15.218 per USD. Sedangkan day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp15.192 hingga Rp15.218 per USD dengan year to date return di 12,17 persen. Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.965 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 545,91 poin atau 2,13 persen, menjadi ditutup di 25.052,83 poin. Indeks S&P 500 berkurang 57,31 poin atau 2,06 persen, menjadi berakhir di 2.728,37 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 92,99 poin atau 1,25 persen, menjadi 7.329,06 poin.

Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,1 persen pada September, jauh di bawah kenaikan yang diharapkan sebesar 0,2 persen, menurut Departemen Tenaga Kerja AS. Indeks untuk semua item kecuali makanan dan energi, atau IHK-inti, naik 0,1 persen pada September, kenaikan yang sama seperti pada Agustus.



Laporan yang lebih lemah dari perkiraan adalah bagian dari alasan mengapa imbal hasil obligasi AS turun tipis. Patokan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun diperdagangkan di 3,18 persen pada awal perdagangan, turun dari tertinggi tujuh tahun di 3,26 persen.

Para investor telah bergulat dengan kenaikan suku bunga selama sekitar satu minggu terakhir, di tengah data ekonomi yang kuat dan tanda-tanda inflasi. Tingkat pengangguran menurun menjadi 3,7 persen pada September, terendah dalam 49 tahun, menurut Departemen Tenaga Kerja AS.

Rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada payroll non-pertanian swasta naik 8 sen AS menjadi USD27,24. Selama setahun, rata-rata penghasilan per jam telah meningkat 73 sen AS atau 2,8 persen. Laporan ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja mendekati pekerjaan penuh dan upah telah meningkat.

 


(ABD)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

2 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA