Tembus 5.800, IHSG Meroket 174 Poin

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 19 May 2017 16:22 WIB
ihsg
Tembus 5.800, IHSG Meroket 174 Poin
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) melesat jauh hingga menembus level 5.800. Kenaikan rating Indonesia dari lembaga pemeringkat S&P membantu gerak IHSG di akhir pekan.

Pantauan Metrotvnews.com, Jumat 19 Mei 2017, IHSG ditutup meroket 174,79 poin atau setara 3,096 persen ke posisi 5.820. IHSG sempat dibuka di posisi 5.643 dan menyentuh level tertinggi di 5.669.

Volume perdagangan saham sore ini tercatat sebanyak 8,8 miliar lembar senilai Rp8,3 triliun. 230 saham menguat, 98 saham melemah, 113 saham stagnan, dan terjadi 382.423 kali frekuensi.

Sore ini, indeks saham unggulan LQ45 terpantau menguat 36,994 poin atau setara 3,929 persen ke posisi 978. Sementara indeks acuan syariah JII naik 22,395 poin atau setara 3,110 persen.

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) melonjak Rp1.050 ke Rp6.600, PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) naik Rp170 ke Rp1.120, dan PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) menguat Rp90 menjadi Rp700.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) merosot Rp640 ke Rp4.150, PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) melemah Rp80 ke Rp540, serta PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) turun Rp60 ke Rp620.

Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya memprediksi gerak indeks masih akan kembali meningkat dengan didorong oleh beberapa rilis data ekonomi yang cukup positif, seperti tidak adanya perubahan suku bunga acuan dan ekonomi stabil.

"Hari ini, IHSG berpotensi menguat dengan rilis data ekonomi yang terlansir," ungkap William.

Namun demikian, mengingat hari ini adalah akhir pekan, maka pola gerak IHSG memiliki potensi dalam tekanan terbatas. Meski demikian, bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian, jika terjadi tekanan wajar.


(AHL)