Rupiah Pagi Akhir Pekan Melemah di Rp13.403/USD

Angga Bratadharma    •    Jumat, 19 May 2017 09:12 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Akhir Pekan Melemah di Rp13.403/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi tercatat semakin melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.356 per USD. Perlu ada sentimen positif signifikan agar nilai tukar rupiah tidak terus melemah dan memberikan efek negatif terhadap perekonomian.

Mengutip Bloomberg, Jumat 19 Mei 2017, perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.403 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.398 per USD hingga Rp13.410 per USD dengan year to date return di minus 0,48 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.419 per USD.

Sementara itu, pergerakan UDS masih kuat di Asia dan BI 7 Days Reverese Repo Rate kembali dipertahankan. Penguatan harga komoditas belum mampu mencegah nilai tukar rupiah dari depresiasi akibat tekanan pelemahan terhadap USD yang merata di Asia pada perdagangan Kamis kemarin.

"Kembalinya penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga tidak dibarengi oleh penguatan di pasar Surat Utang Negara (SUN)," ungkap Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Adapun keputusan BI yang mempertahankan BI RR rate tidak terlalu banyak berpengaruh seiring dengan tidak adanya perubahan pandangan yang signifikan. Tetapi secara umum, mulai konsistennya penguatan harga komoditas akan memberikan pertahanan lebih terhadap gerak rupiah di tengah gejolak di pasar keuangan global.

Sementara itu, baiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) obati kisruh politik dan pergerakan USD kembali kuat. Kisruh politik AS yang semakin intensif mangangkat pesimisme. Tetapi semalam, baiknya beberapa rilis data ekonomi AS menyelamatkan USD dari penurunan yang lebih dalam.

"Harga minyak mentah serta batu bara mulai konsisten naik, pertanda bahwa sentimen negatif di pasar komoditas hanyalah temporer," kata Rangga.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA