IHSG Masih 'Betah' di Zona Merah

Ade Hapsari Lestarini    •    Senin, 14 May 2018 12:28 WIB
ihsg
IHSG Masih 'Betah' di Zona Merah
Ilustrasi. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan).

Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga sesi pertama penutupan perdagangan siang ini masih berada di zona merah.

Pantauan Medcom.id, Senin, 14 Mei 2018, IHSG ditutup melemah 45,043 poin atau setara 0,756 persen ke posisi 5.911. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.933.

Volume perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 4,5 miliar lembar senilai Rp3,5 triliun. Sebanyak 110 saham menguat, 248 saham melemah, 102 saham stagnan, dan terjadi 191.795 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 terpantau melemah 8,51poin atau setara 0,9 persen ke posisi 953. Sedangkan indeks JII turun 7,68 poin atau setara 1,1 persen ke 675.

Siang ini seluruh sektor masih bergerak di zona merah, di mana sektor yang paling melemah dipegang dari agri sebesar 25,35 poin. Disusul infrastruktur dan jasa keuangan.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik Rp275 ke Rp6.775, PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) menguat Rp220 menjadi Rp3.280, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp140 ke Rp3.360.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp675 ke Rp69.525, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp600 menjadi Rp34.775, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp450 ke Rp12.050.


(AHL)