Debut Pertama di Bursa, Saham JSKY Kena Autoreject

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 28 Mar 2018 09:57 WIB
emitenipo
Debut Pertama di Bursa, Saham JSKY Kena <i>Autoreject</i>
Manajemen JSKY saat membuka perdagangan di BEI. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Jakarta: PT Sky Energy Indonesia Tbk (JKSY) resmi listing (IPO) ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini. P‎erusahaan melepas saham sebanyak-banyaknya 203,256 juta saham, dengan harga penawaran Rp400 per saham.

Pantauan Medcom.id di papan perdagangan bursa, Rabu, 28 Maret 2018, saham perusahaan langsung melesat 200 poin ke Rp600 per saham, dari posisi penawaran Rp400 per saham. Pada saat pembukaan, saham JKSY hanya satu kali ditransaksikan dengan volume sebanyak 16 lot dan nilainya hanya menyentuh Rp960 ribu.


Saham JSKY masuk autoreject. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan)

Saham perusahaan pada saat diperdagangkan pun langsung masuk autoreject.‎ Sebab, kenaikannya melebihi batas harian yang telah ditentukan oleh otoritas bursa.

Baca: Listing, Sky Energy Lepas 203,25 Juta Saham

Dengan melepas 203,256 juta saham di harga Rp400 per saham, maka dana segar yang akan diraup mencapai Rp81,3 miliar dari proses hajatan IPO tersebut. 

Dana segar dari hasil IPO setalah dikurangi biaya emisi, perusahaan akan akan gunakan seluruhnya untuk belanja modal, seperti pembelian mesin dan peralatan seiring dengan pengembangan kegiatan usaha, dan pembelian tanah serta penambahan area produksi.

Sky Energy Indonesia didirikan pada 2008. Perusahaan bergerak dalam bidang industri mesin pembangkit listrik. Kegiatan usaha utama JKSY adalah menjalankan kegiatan usaha industri mesin pembangkit listrik, energi alternatif dan komponen-komponennya, antara lain memproduksi solar home system.


(AHL)