IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas

Angga Bratadharma    •    Kamis, 07 Jun 2018 09:01 WIB
ihsg
IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Indeks Amerika Serikat (AS) semalam ditutup menguat terdorong oleh kenaikan saham berbasis perbankan, sedangkan pasar Eropa bergerak naik di tengah diskusi rencana wind down EUR 30 bn monthly purchase program. Beberapa indeks APAC pagi ini yang telah beroperasi mengalami kenaikan, merefleksikan kenaikan indeks AS dan Eropa.

Samuel Research Team mengungkapkan pasar kini tengah menantikan terbitnya data inflasi bulanan pekan depan yang diproyeksikan naik menjadi 2,7 persen secara tahun ke tahun (Mei 2018) dari 2,5 persen secara tahun ke tahun. Sedangkan dari pasar komoditas, harga minyak dunia dan emas naik.

Sementara itu, lanjut Samuel Research Team, dari pasar dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah. Jelang libur panjang Lebaran, Samuel Research Team melihat indeks potensi bergerak terbatas. Sejumlah sentimen positif diharapkan bisa terus berdatangan.

"Nilai tukar rupiah ditransaksikan pada level Rp13.853 per USD atau menguat dari Rp13.879 per USD di hari sebelumnya. Pasar EIDO naik," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik tajam 346,41 poin atau 1,40 persen menjadi ditutup di 25.146,39 poin. Indeks S&P 500 naik 23,55 poin atau 0,86 persen menjadi berakhir di 2.772,35 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 51,38 poin atau 0,67 persen, menjadi 7.689,24 poin.

Saham JPMorgan Chase, Bank of America, dan Morgan Stanley semuanya naik lebih dari dua persen, sementara Goldman Sachs meningkat 1,70 persen, pada penutupan pasar. Sentimen investor juga terangkat oleh sejumlah berita positif perusahaan dan data ekonomi.

 


(ABD)