Rupiah Diperkirakan Masih Betah di Zona Merah

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 18 May 2017 09:29 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diperkirakan Masih Betah di Zona Merah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mulai terhalangi. Bahkan, mulai mengalami penurunan hingga ke level Rp13.324 per USD‎. Keadaan itu harus diantisipasi oleh pasar agar tidak melemah lagi lebih dalam.

"Pelaku pasar juga harus disarankan untuk berhati-hati terhadap rupiah yang bisa balik arah melemah kembali terhadap USD," ‎kata Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

Dengan adanya potensi pelemahan, Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran support ‎Rp13.331 per USD, sedangkan tingkat resisten mata uang Garuda berada di level Rp13.314 per USD. "Tetap cermati berbagai sentimen yang bisa menghalangi nilai rupiah," terang Reza.

‎Reza mengatakan, meningkatnya minat pelaku pasar terhadap sejumlah mata uang safe haven membuat sejumlah mata uang Asia yang nonkategori tersebut kembali mengalami pelemahan. Termasuk rupiah yang turut melemah dan gagal bertahan di zona hijau.

Lebih lanjut, Reza mengatakan, meski pergerakan USD melemah terhadap Swiss Franc dan jepang yen seiring lonjakan pada kedua saham tersebut, namun tidak juga membuat sejumlah mata uang menguat. Hal itu disebabkan peningkatan permintaan terutama pada kedua mata uang tersebut.

Adapun sentimen positif dalam negeri seperti jelang RDG Bank Indonesia (BI) juga tidak membuat rupiah kuat mempertahankan di zona hijau. "Sentimen lainnya juga terkait para menteri yang ingin mempercepat program infrastruktur juga tidak membuat rupiah betah di posisi yang baik terhadap USD," pungkas Reza.

 


(ABD)