Edukasi Pasar Modal Perlu Masuk Kurikulum Sekolah

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 25 Aug 2017 15:12 WIB
pasar modal
Edukasi Pasar Modal Perlu Masuk Kurikulum Sekolah
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Samuel Asset Management (SAM) memandang jika pemberian edukasi pasar modal sangat penting untuk generasi mendatang. Maka dari itu, materi pasar modal perlu menjadi salah satu kurikulum di sekolah dasar (SD) atau sekolah menengah pertama (SMP).

‎President Director Samuel Asset Management, Agus Basuki Yanwar menyatakan, edukasi pasar modal menjadi salah satu pengerek kinerja bursa. Maka dari itu, pendidikan pasar modal sejak dini perlu diterapkan ke ruang lingkup sekolahan.

"Saya rasa edukasi merupakan salah satu rute yang penting. Bisa investasi di pasar modal dapat jadi salah satu kurikulum di sekolah dasar, menengah. Kalau perlu lebih awal," ucap Agus, ditemui di Gedung Bursa Efek Indoensia (BEI), Jakarta, Jumat 25 Agustus 2017.

Masih jauhnya perbandingan antara tingkat dana pihak ketiga (DPK) perbankan dengan reksa dana, menurut Agus, menjadi potensi pasar yang harus ditingkatkan. Dengan adanya edukasi, maka jumlah itu akan lebih bertambah.

‎Pemberian pendidikan ini, dia mengaku, merupakan langkah yang dipilih dalam mengenalkan reksa dana. Sehingga, masyarakat bisa mengenal reksa dana, seperti menabung di perbankan. "Kami membentuk lembaga saham learning center," jelas Agus.

Untuk mendukung rencana ini, perseroan bakal meluncurkan online platform, agar semua orang dapat berinvestasi reksa dana dimulai dengan besaran Rp100 ribu. "Jadi dengan Rp100 ribu saja, dan ragam produk reksa dana pasar uang dan campuran bisa dinikmati masyarakat," pungkas Agus.

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

18 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA