Masih Ada Peluang IHSG Melemah

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 12 Oct 2017 09:26 WIB
ihsg
Masih Ada Peluang IHSG Melemah
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan pola pelemahan jangka pendek, akibat maraknya aksi jual dan minimnya sentimen positif di dalam negeri.

Analis Senior PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, pada transaksi kemarin, laju IHSG gagal bertahan di area support, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan hari ini.

"Ditambah lagi dengan sentimen-sentimen positif dari dalam negeri yang telah berlalu, maka membuat pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual," kata Reza, dalam riset hariannya, Kamis 12 Oktober 2017.

Kepala Analis PT Indosurya Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, gerak indeks diprediksi akan mengalami pelemahan dan konsolidasi terus berlanjut. Meski demikian, potensi untuk mengukir rekor baru masih ada dalam beberapa waktu mendatang.

"Asalkan support 5.838 cukup kuat dipertahankan, sehingga bisa mencetak level resisten 5.962," ungkap William.

Rilis data kinerja emiten, bilang William, ‎masih menjadi penopang pola gerak IHSG saat ini. Sedangkan tingkat capital inflow yang signifikan masih terus dinantikan untuk dapat lebih mendorong kenaikan indeks.

Mengamati keadaan satu hari ini, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Kemudian, cermati pula saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).


(AHL)