Go Public BUMN Bisa Hindari Intervensi Politik

   •    Jumat, 26 Jan 2018 10:25 WIB
bumnipo
<i>Go Public</i> BUMN Bisa Hindari Intervensi Politik
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Fiqih Arfani)

Jakarta: Salah satu cara untuk meminimalisasi intervensi politik, penting bagi badan usaha milik negara (BUMN) menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO) di bursa sehingga publik dapat mengawasi.

"BUMN akan semakin transparan, semakin kecil peluang intervensi politiknya," demikian disampaikan pengamat ekonomi politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Fachry Ali, dalam seminar bertema Tantangan dan strategi perusahaan go public menghadapi disruption dan tahun politik, di Jakarta, Kamis, 25 Januari 2018.

Menurut Fachry, BUMN memiliki peran penting dalam penyelenggaraan perekonomian nasional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu dapat dilihat saat krisis 1997-1998. Ketika itu, kata Fachry, perusahaan pelat merah mengundang investor untuk berinvestasi di dalam negeri.

"Mereka juga tidak menimbang siapa penguasa waktu itu, tetapi melihat kebijakan yang diambil pemerintah dalam menghadapi krisis," ungkapnya.

Menurut Fachry, saat ini potensi IPO sangat besar, apalagi di era Presiden Joko Widodo program-program infrastruktur hanya mampu dilakukan BUMN yang terkonsolidasi sehingga pendanaan sangat dibutuhkan.

Pendapat senada dikatakan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio. Menurut dia, IPO atau privatisasi sangat penting agar perusahaan negara (BUMN) mendapatkan alternatif pembiayaan jangka panjang.

Tito memaparkan, hingga kini baru sebagian kecil dari ratusan perusahaan pelat merah yang go public.

"BUMN sering kali beralasan menunggu size besar untuk IPO. Itu kesalahan besar. Mereka jadi besar karena go public sebab dengan go public, mereka dapat menciptakan efisiensi industri serta membangun konglomerasi lokal," ujarnya saat ditemui di kantornya, kemarin.

Manfaat lainnya, lanjut Tito, agar BUMN bisa lepas dari intervensi politik sehingga layanan bisa diperbaiki. Selain itu, kata dia, ujung tombak pembangunan ekonomi tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembiayaan dari pemerintah. (Media Indonesia)

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA