Pembentukan Perusahaan Patungan Inalum-Pemda Papua Masih Dibahas

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 08 Aug 2018 07:48 WIB
freeportinalum
Pembentukan Perusahaan Patungan Inalum-Pemda Papua Masih Dibahas
Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin (MI/Susanto)

Jakarta: Pembentukan perusahaan patungan untuk pembelian divestasi saham PT Freeport Indonesia yakni antara PT Inalum (Persero) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Papua masih dalam kajian. Adapun progresnya adalah pada tahap pembahasan antara pemerintah pusat, Pemda Papua, dan Inalum.

"Kemarin saya baru dari Papua dan kita bicarakan sama pemda nanti masuknya seperti apa. Kita rapihkan semua," kata Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, saat ditemui di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Budi menjelaskan pembahasan pembentukan perusahaan patungan itu masih seputar pemilihan siapa mitra daerah yang akan bergabung. Apakah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah ada atau perusahaan baru.

"Kita masih mengkaji apakah pakai perusahaan baru atau BUMD yang ada," ujar dia.

Pemerintah akan memiliki saham Freeport Indonesia sebesar 51 persen. Sebesar 80 persen akan dimiliki Inalum sedangkan 20 persen dimiliki Pemerintah Daerah Papua. Langlah ini diharapkan bisa berjalan sesuai harapan agar memberikan manfaat maksimal bagi Indonesia.

 


(ABD)