Gas untuk Industri Petrokimia & Pupuk dari Blok Masela

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 24 Nov 2016 18:54 WIB
gasblok masela
Gas untuk Industri Petrokimia & Pupuk dari Blok Masela
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: MTVN/Ghita Farahdina)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam Kementerian Energi dan Suber Daya Mineral (ESDM) telah merencanakan hasil produksi gas Blok Masela akan dialokasikan untuk industri petrokimia dan pupuk.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan sudah menetapkan alokasi gas Blok Masela dan industri mana saja yang menggunakan gas tersebut. Tapi untuk besaran volumenya, ia enggan menyebutkan.

"Sudah ada. Alokasi gas sudah ada, investor juga disebutkan siapa," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Baca: Sumbangsih Industri Petrokimia bagi Pertumbuhan Ekonomi

Arcandra menyebutkan sejauh ini sudah ada dua industri petrokimia dan pupuk yang akan menampung gas tersebut. Namun, belum sampai kesepakatan pada syarat dan ketentuannya.

"Petrokimia dan pupuk. Kira-kira itu. Ada terms and condition di mana kita tidak harus mempertahankan posisi sehingga harus win-win. Win-win ini lagi dicari. Ini sedang dicari terms-nya," jelas dia.

Baca: 2017, Harga Gas Industri Petrokimia Resmi di Bawah USD6/MMBTU

Beberapa yang masih dalam pembicaraan, Arcandra menjelaskan terkait dengan produksi per tahun dan perpanjangan kontrak blok tersebut

"Ya production per year, perpanjangan kontrak, terms saja lah," ujar dia.


(AHL)