Lebih dari 10 Ribu Kendaraan Manfaatkan Layanan Penjualan BBM Kemasan

Arif Wicaksono    •    Senin, 11 Jun 2018 18:32 WIB
lebaran
Lebih dari 10 Ribu Kendaraan Manfaatkan Layanan Penjualan BBM Kemasan
BBM Kemasan. ANT/Dedhez Anggara.

Jakarta: Kehadiran layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui penambahan sarana dan fasilitas penjualan Non SPBU, yang dilakukan Pertamina sejak masa Satgas Jumat, 8 Juni 2018 telah membantu pemudik.

Layanan KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan, Motor pembawa BBM kemasan  dan Mobile Dispenser atau Tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser sehingga bisa langsung melayani penjualan BBM, hingga 9 Juni 2018 di wilayah Jawa Tengah telah melayani 10.343 kendaraan. Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat hari ini jumlah pemudik masih terus bertambah.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan, upaya Pertamina menyediakan kebutuhan BBM bagi pemudik dilakukan secara maksimal demi kelancaran dan kenyamanan pemudik selama di perjalanan.

Selama masa Satgas RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) Pertamina menyiagakan sarana dan fasilitas pendukung penjualan BBM dengan mendirikan 63 KiosK Pertamax, menyiapkan 200 Motor pembawa BBM kemasan, serta 19 unit Mobile Dispencer. Sarana dan fasilitas tersebut paling banyak disebar di Pulau Jawa, sebagai konsentrasi pemudik.

"Selama satgas mudik dari 8 hingga 9 Juni, penjualan layanan BBM baik di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer di Sumatera dan Jawa sekitar 105 ribu liter, yang didominasi oleh pembelian Pertamax sebanyak 93 persen," jelas Adiatma, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 11 Juni 2018.

Layanan terbesar diberikan di wilayah Jawa Tengah lebih dari 90 ribu liter untuk semua jenis produk, baik Pertamax, Pertamina Dex dan Premium.

Harga BBM di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer sama dengan harga BBM di SPBU. Untuk Pertamax di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur Harga Pertamax Rp8.900 per liter, Pertamina Dex di Jawa Barat Rp10.100 per liter, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp10.150 per liter.

"Penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU, karena itu pembeliannya diatur antara 10-20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrean," tambah Adiatma.

Pertamina mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar menggunakan BBM sesuai dengan mesin kendaraan. Karena sebagian besar kendaraan keluaran terbaru mensyaratkan minimal BBM RON 92 untuk kendaraannya.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk mengisi BBM full tank di SPBU wilayah keberangkatan, kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah,”"pesan Adiatma.


(SAW)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

18 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA