Pemerintah Targetkan Implementasi Virtual Pipeline Tahun Depan

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 12 Jul 2017 16:00 WIB
gas
Pemerintah Targetkan Implementasi <i>Virtual Pipeline</i> Tahun Depan
Illustrasi. ANT/Wahyu Putro.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menargetkan akan mulai membangun infrastruktur gas melalui pola virtual pipeline pada tahun depan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, IGN Wiratmaja Puja mengatakan hal itu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan infrastruktur migas yang memadai di Indonesia. Saat ini pembangunan virtual pipeline tersebut tengah masuk tahap studi.



"Ini lagi studi kita berharap sebenarnya tahun depan sudah implementasi," kata Wirat di JCC, Jakarta, Rabu 12 Juli 2017.

Wirat menjelaskan, saat ini sedang melakukan studi dengan PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT PGN (Persero).

"Ya kita kan sekarang lagi in progres nih, Pertamina lagi melakukan studi PLN, PGN studi mana yang paling optimum," ucap dia.

Adapun untuk anggaran, Wirat menambahkan, total anggaran pembangunan infrastruktur gas sampai dengan 2030 sebanyak Rp48 miliar.

"2030 total infrastruktur Rp48 miliar," pungkas dia.

Rencananya, pembangunan virtual pipeline tersebut akan dibangun diempat kluster yaitu kluster I Papua, kluster II Maluku, kluster III Nusa Tenggara, dan kluster IV Natuna. Virtual pipeline adalah inovasi mengantar gas alam dari sumber ke pengguna tanpa perlu sambungan pipa menggunakan vessel LNG.


(SAW)