Kelebihan Pasokan Listrik

PLN Tidak Disetujui Tanda Tangan PPA Listrik di Jawa

Annisa ayu artanti    •    Senin, 10 Apr 2017 12:51 WIB
listrikpembangkit listrikpln
PLN Tidak Disetujui Tanda Tangan PPA Listrik di Jawa
Menteri ESDM Ignasius Jonan (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melarang PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (persero) untuk melakukan penambahan perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) di Pulau Jawa. Hal itu lantaran suplai listrik di Pulau Jawa sudah melebihi kebutuhan yang ada.

Menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan, kebanyakan pembangunan pembangkit yang ada saat ini hanya terpusat di Pulau Jawa, sementara daerah lain belum maksimal seperti di Sumatera dan Kalimantan. Oleh karena itu, Jonan tidak menginginkan penambahan PPA di Pulau Jawa.

"Saya tidak akan setuju adanya penambahan PPA baru karena masih lebih," tegas Jonan, dalam Coffee Morning, di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin 10 April 2017.


Seorang petugas sedang memeriksa jaringan listrik (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

Sementara itu, Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati mengatakan, sesuai dengan arahan Menteri ESDM maka PLN akan menunda melakukan PPA untuk tender baru di Pulau Jawa. Namun, untuk program yang sudah berjalan perseroan akan tetap melanjutkannya.

"Yang tender baru iya. Tapi yang pengadaan di tempat Pak Supangkat Iwan (Direktur Pengadaan PLN) ya jalan terus. Ada 8.000 MW yang masih," kata Nicke.

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso menambahkan, dalam program 35.000 MW direncanakan sebanyak 23.000 MW akan dibangun di Pulau Jawa. Namun, saat ini ternyata tambahan kebutuhan listrik di Pulau Jawa hanya 13.000 MW. Jadi sekitar 9.000 MW sisanya akan ditunda.

"Ini yang sudah dikontrak ini 9.300 MW, kebutuhannya sekitar 13.000 MW, tinggal 4.000 MW. Berarti 9.000-an MW ya kita tahan. Tadinya kan kebutuhan 23.000," tutup Iwan.

 


(ABD)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA