PLN Sudah Tentukan Pemenang Tender PLTGU Jawa 1

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 13 Oct 2016 07:34 WIB
plnproyek 35.000 mw
PLN Sudah Tentukan Pemenang Tender PLTGU Jawa 1
Dirut PLN Sofyan Basir. (ANTARA FOTO/M Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) telah menyelesaikan proses tender Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa I. PLN pun sudah menentukan pemenang tender tersebut.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan sudah mendapatkan laporan dari Direktur Pengadaan PLN Iwan Supangkat yang menyatakan proses tersebut sudah selesai.

PLN memilih pemenang tender tersebut berdasarkan harga jual listrik yang paling rendah, teknologi yang digunakan, hingga kesiapan lahan untuk membangun. Semua komponen itu menjadi penilaian besar bagi PLN.

"Harga yang pasti, lalu teknologinya. Kan sudah dihitung semua, berapa akhir di ujungnya, berapa per kWh, gas itu berapa, sudah termasuk gas juga kan," kata Sofyan, saat ditemui di Kantor Menko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (12/10/2016) malam.

Namun sayangnya, Sofyan belum mau membocorkan siapa yang menjadi pemenang tender PLTGU dengan kapasitas besar yakni 2x800 megawatt (MW) tersebut. Ia justru meminta langsung menanyakan hal tersebut kepada Iwan Supangkat.

"Besok (hari ini) ya kalau tidak salah pengumumannya. Tapi saya tidak tahu juga soalnya dari kemarin belum ke kantor. Hari ini juga belum. Pemenangnya tanya Pak Iwan deh," ujar Sofyan.

Pembangunan PLTGU yang berlokasi di Muara Tawar ini akan dikerjakan langsung usai pengumuman lelang ini dilakukan. Pemenang tender pun diminta untuk mulai mengerjakan tahun ini sehingga diharapkan pada tahun 2019 PLTGU sudah bisa beroperasi.

"Cepat ya, maksimal sih tiga tahun. 2019 bisa lah selesai," ucap Sofyan.

Senior Manager Public Relation PLN Agung Murdifi sebelumnya juga mengakui PLN akhirnya akan mengumumkannya pemenang tender PLTGU Jawa 1 besok. "Insya Allah besok diumumkan Kamis besok. Paling telat Jumat diumumkan. Telat lagi lusa," kata Agung.

Sekadar informasi, proyek PLTGU Jawa 1 ini terbilang cukup penting karena merupakan bagian dari pembangunan proyek listrik 35.000 megawatt dan diperkirakan akan memakan dana besar sekitar USD2 miliar atau sekitar Rp26 miliar.

PLN telah menutup pengumpulan dokumen lelang proyek tersebut pada 25 Agustus 2016. Diakhir penyetoran dokumen lelang terdapat empat konsorsium yang berminat mengerjakan PLTGU tersebut yakni Adaro-Sembcorp, Mitsubishi-PJB-Rukun Raharja, Pertamina-Marubeni-Sojitz, dan Medco-Nebras.


(AHL)