Konflik Papua Tidak Ganggu Kegiatan Operasi Freeport

Annisa ayu artanti    •    Senin, 13 Nov 2017 16:59 WIB
freeport
Konflik Papua Tidak Ganggu Kegiatan Operasi Freeport
Tambang Freeport (MI/AGUS MULYAWAN)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan aktivitas pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua tetap berjalan. Hal itu terjadi meskipun keamanan di wilayah Papua kian memanas terkait adanya aksi penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot membenarkan bahwa operasi pertambangan Freeport masih berjalan normal. "Freeport berjalan, operasi tetap normal," kata Bambang, usai menghadiri The 5th Indonesia-China Energy Forum, di Hotel JW Marriott Jakarta, Senin 13 November 2017.

Sampai saat ini, Bambang mengungkapkan, aktivitas pertambangan masih tetap berjalan dan tidak dilakukan penghentian kegiatan operasi walaupun di wilayah Papua belum kondusif. "Tidak ada pengehentian kegiatan, di Papua masih berjalan," ucap dia.

Kendati demikian, Bambang mengakui, dalam menjalankan kegiatan operasi pertambangan membutuhkan situasi keamanan yang kondusif, sehingga dapat menciptakan kenyamanan bagi para pekerjanya.

"Memang untuk menjalankan kegiatan operasi membutuhkan kenyamanan," tutup dia.


(ABD)