Isu Pemogokan Awak Mobil Tangki

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Distribusi BBM Lancar

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 20 Jun 2017 08:41 WIB
pertaminastok bbmharga bbm
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Distribusi BBM Lancar
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menepis isu adanya penghentian distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Lebaran lantaran ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tanki (AMT). Sejauh ini, distribusi yang dilakukan masih berjalan dengan baik dan dalam kondisi yang aman.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Rudy Permana membenarkan jumlah ketersediaan AMT untuk masa Lebaran ini sangat aman. Bahkan saat ini, ia mengklaim, telah terjadi kelebihan jumlah AMT.

"Sangat aman (ketersediaan AMT). Rasionya kemarin waktu di awal, contoh, kita ambil Plumpang ya, ada 1.650 orang. Rasio yang kita butuhkan untuk distribusi kita hanya 1.200. Jadi ada kelebihan suplai tenaga kerja pemborong ini kurang lebih 400 orang," kata Rudy, saat ditemui usai buka puasa bersama PT Pertamina, di Jakarta Pusat, Senin malam 19 Juni 2017.

Rudy menjelaskan, selama ini Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan beberapa perusahaan pemborong pekerjaan pengangkutan atau 4P untuk mendistribusikan BBM ke wilayah-wilayah di Indonesia.

Pertamina Patra Niaga telah berkontrak kepada 4P untuk setiap proses pengangkutan BBM. Jadi, AMT yang bekerja mengangkut BBM tersebut bukan pekerja langsung Pertamina Patra Niaga melainkan pekerja borongan dari 4P.

"P4 itu dari perusahaan pemborongan jasa pengangkutan yang bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Jadi ibaratnya ini perusahaan swasta dan kita berkontrak dengan mereka. Mereka bukan menyediakan tenaga SDM buat kita karena yang kita berikan adalah pekerja pemborongan," jelas dia.

Lalu mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sejumlah AMT, Rudy menegaskan, ini hanya isu. Pertamina Patra Niaga tidak memiliki hubungan kerja dengan AMT. Para AMT itu yang memiliki hubungan kerja dengan 4P.

"Nah isu ini cukup menarik sebenarnya. Kalau mereka bukan karyawan Pertamina Patra Niaga maka bagaimana kami bisa mem-PHK mereka? Itu clear dulu ya. Karena kami tidak ada hubungan tenaga kerja di situ. Mereka ini sebetulnya adalah pekerja dari perusahaan pemborongan tadi," tutur dia.

Lebih lanjut, Rudy menambahkan, untuk saat ini penyaluran BBM di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi berjalan aman. Tidak ada kendala meskipun ada pengumuman mengenai mogok kerja nasional oleh AMT sejak 19 Juni.

"Tadi pukul 2 sampai pukul 3 distribusi hari ini lancar sampai 100 persen jadi tidak ada kendala," pungkas dia.

 


(ABD)