YLKI Minta Pemangkasan Subsidi Listrik Diikuti Peningkatan Pelayanan

Damar Iradat    •    Sabtu, 08 Jul 2017 13:05 WIB
subsidi listrik
YLKI Minta Pemangkasan Subsidi Listrik Diikuti Peningkatan Pelayanan
Ilustrasi. Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Metrotvnews.com, Jakarta: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritisi kebijakan pemangkasan subsidi tarif listrik oleh PLN dan pemerintah. Pasalnya, masih banyak keluhan soal pelayanan PLN dari masyarakat.

Wakil Ketua Harian YLKI Sudaryatmo mengatakan YLKI masih banyak menerima keluhan soal pelayanan PLN. Belum lagi soal pemangkasan subsidi listrik kepada pelanggan golongan 900 VA per 1 Mei 2017.

"Dari sisi konsumen, ideal besar-kecilnya tarif berbanding dengan benefit dan mutu pelayanan," kata Sudaryatmo dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 8 Juli 2017.

Ia mengatakan tak semua masyarakat memahami alasan pemerintah untuk mencabut subsidi listrik. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang menganggap jika pemerintah dan PLN menaikkan tarif harga listrik.

PLN, tambah Sudaryatmo, seharusnya bisa meningkatkan mutu pelayanan. Hal ini agar masyarakat mengerti kenaikan harga sebanding dengan pelayanan yang mereka terima.

"Selain itu, masyarakat juga perlu diberi pemahaman mengenai mana konsumen yang subsidinya dicabut dan mana yang tidak," papar dia.

Kepala Satuan Unit Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka menjelaskan pemangkasan subsidi hanya berlaku untuk sebagian pelanggan 900 VA, bukan 450 VA. Dari 23 juta pelanggan listrik 900 VA, 19 juta pelanggan masuk dalam kategori tak layak menerima subsidi. Sebanyak 4 juta pelanggan masih layak diberi subsidi. Pemangkasan subsidi mulai berlaku 1 Mei 2017.




(UWA)