PLN Pastikan Proyek EBT Tetap Berjalan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 06 Sep 2018 18:02 WIB
plnenergi terbarukan
PLN Pastikan Proyek EBT Tetap Berjalan
Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman. (FOTO: Medcom.com/Eko Nordiansyah)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan proyek listrik yang menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Meskipun pemerintah akan melakukan penundaan sejumlah proyek listrik untuk mengurangi impor di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman mengatakan pihaknya masih melakukan simulasi proyek mana yang akan ditunda. Namun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menginstruksikan proyek listrik EBT tetap jalan.

"Ini belum selesai simulasinya. Tadi Pak Jonan sudah bilang, EBT enggak boleh mundur lho, kira-kira begitu. Jadi sekarang saya masih simulasikan dulu," kata Syofvi ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Dirinya menambahkan, proyek yang paling mungkin untuk ditunda adalah yang di Pulau Jawa karena kapasitasnya sudah besar. Namun PLN harus mencermati kebutuhan ke depan, karena tak ingin penundaan proyek justru menganggu kebutuhan listrik di tahun-tahun mendatang.

"Jadi yang kemungkinan tergeser itu PLTU dan PLTD. Ya ini masih disimulasikan. Kalau kapasitas ya sudah pasti Jawa paling besar kan memang kapasitasnya. Tapi ini kan masih saya cek," jelas dia.


Selain itu, PLN juga harus mempertimbangkan demand kebutuhan listrik sebelum menunda proyeknya. Apalagi, lanjut Syofvi, kebutuhan dari listrik di setiap daerah berbeda-beda sehingga perlakuan terhadap proyek kelistrikannya juga tidak bisa disamakan.

"Saya kan harus menyesuaikan tiap daerah kan beda-beda demand-nya sekarang saya enggak bisa pukul rata, pokoknya sekian buah, enggak. Saya harus berhitung lagi demand, demand di Sulawesi itu beda dengan demand Sumatera," pungkasnya.

 


(AHL)