Pemerintah Minta Vale Beli Minyak Bakar Pertamina

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 08 Feb 2019 05:31 WIB
vale indonesia
Pemerintah Minta Vale Beli Minyak Bakar Pertamina
Pertamina. Dok:MI.

Jakarta: Pemerintah terus mencari langkah untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) termasuk untuk jenis marine fuel oil (MFO) atau  minyak bakar. 

Salah satunya yakni dengan meminta perusahaan pengguna minyak bakar impor untuk beralih menggunakan produk milik PT Pertamina (Persero). Hal itu dinilai signifikan untuk mengurangi impor.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan salah satu perusahaan pengguna minyak bakar ialah PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Oleh karenanya siang tadi Arcandra memanggil Vale untuk mendiskusikan hal tersebut.

"Mereka (Vale) impor. Untuk kurangi impor maka kita matching-kan dengan produk Pertamina," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Februari 2019.

Selain Vale, kata Arcandra, ada beberapa perusahaan lagi yang menggunakan minyak bakar dan masih impor. Oleh karenanya pemerintah tengah menghitung kebutuhan minyak bakar dari perusahaan -perusahaan tersebut yang bisa dipasok Pertamina.

"Intinya pemerintah berusaha produksi MFO Pertamina bisa dibeli oleh perusahaan yang butuh MFO yang selama ini kebanyakan didapat dari impor," jelas dia.

Data Kementerian ESDM pada 2018, produksi minyak bakar 180 (MFO) Pertamina sebesar 1,9 juta KL. Sementara impor minyak bakar 180 hampir mencapai 400 ribu KL.

Oleh karenanya jikalau semua perusahaan yang selama ini mengimpor minyak bakar 180 sepakat membeli dari Pertamina, maka ada penurunan impor hampir 400 ribu KL per tahun. Jumlah tersebut bila dinominalkan mencapai USD200 juta per tahun.




(SAW)