Kementerian ESDM: 78 Pelanggan Menolak Diberi Subsidi Listrik

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 17 Jun 2017 13:25 WIB
subsidi listrik
Kementerian ESDM: 78 Pelanggan Menolak Diberi Subsidi Listrik
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Vitalis Yogi Trisna)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 78 pelanggan listrik 900 VA yang jujur dan tidak mau menerima subsidi listrik karena masuk kategori golongan rumah tangga mampu.

Staf Khusus Menteri ESDM Hadi M Djuradi mengatakan, berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) hingga 13 Juni 2017, total pengaduan mengenai pencabutan subsidi listrik 900 VA kepada kategori rumah tangga mampu sebanyak 55.080 pengaduan.

Sebanyak 27.147 pelanggan akan diberikan subsidi, 27.781 pelanggan sedang menjalankan proses verifikasi ulang. Sementara, dari total pengaduan tersebut ada 74 pelanggan yang tidak layak diberi subsidi.

Adapun dari data TNP2K tersebut, juga ada 78 pelanggan yang menolak mendapatkan subsidi dan meminta dikeluarkan dari golongan pelanggan penerima subsidi.

Menurutnya, 78 pelanggan ini merupakan contoh warga yang baik. "Kalau bicara 'Saya Indonesia, Saya Pancasila', 78 pelanggan ini lah," ungkap Hadi dalam diskusi di Galeri Nasional, seperti diberitakan Sabtu 17 Juni 2017.

Ia menuturkan, 78 pelanggan ini yang telah mengamalkan butir-butir pancasila yang benar. Sebab, ketika pelanggan mampu masih tetap memaksa tetap mendapatkan subsidi, 78 pelanggan ini dengan sukarela melepas subsidinya karena bukan termasuk golongan miskin dan rentan miskin.

Sebelumnya, total pelanggan yang menolak subsidi berjumlah 74 pelanggan. Tetapi dalam seminggu mengalami peningkatan empat orang. Ia pun berharap semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa subsidi ditujukan untuk masyarakat rentan miskin dan miskin.

"Seminggu bertambah empat itu kan semangan luar biasa. Itu harus dicontoh. masyarakat kita menanamkan nilai Pancasila," tutup Hadi.

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA