PLN Tambah Kapasitas Pembangkit 4.000 MW di 2019

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 05 Feb 2019 13:32 WIB
pembangkit listrikpln
PLN Tambah Kapasitas Pembangkit 4.000 MW di 2019
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) berencana menambah kapasitas pembangkit sebanyak 4.023 megawatt (MW) di 2019. Adapun realisasi penambahan pembangkit dari 2015-2018 mencapai 10.092 MW. 

Mengutip data PLN, Selasa, 5 Februari 2019, dengan adanya tambahan di tahun ini maka total penambahan kapasitas pembangkit di era pemerintahan Jokowi-JK mencapai 14.115 MW.

Selain pembangkit, PLN juga akan menambah transmisi di tahun ini dengan panjang 13.529 kilometer sirkuit (kms). Adapun penambahan transmisi di 2015-2018 mencapai 14.457,5 kms. Selain itu, terdapat rencana penambahan gardu induk di tahun ini sebesar 24.201 Mega Volt Amper (MVA). Dalam empat tahun terakhir penambahan gardu induk mencapai 56.653 MVA.

Apabila dijabarkan secara regional, untuk regional Sumatera penambahan pembangkitnya sebesar 962 MW, penambahan transmisi 3.649 kms, dan gardu induk sebesar 5.260 MVA. Kemudian untuk regional Kalimantan penambahan pembangkit sebesar 764 MW, penambahan transmisi 3.898 kms, dan gardu induk sebesar 1.240 MVA.

Untuk regional Jawa bagian Barat penambahan pembangkit sebesar 615 MW, penambahan transmisi 576 kms, dan gardu induk 5.034 MW. Sementara untuk regional Jawa bagian Tengah penambahan pembangkit 370 MW, penambahan transmisi 1.236 kms, dan gardu induk 6.270 MVA.

Selain itu untuk regional Jawa bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara penambahan pembangkit 553 MW, penambahan transmisi 2.067 kms, dan gardu induk 4.194 MVA. Untuk regional Sulawesi penambahan pembangkit 356 MW, penambahan transmisi 1.835 kms dan gardu induk 1.633 MVA. Kemudian, regional Maluku Papua penambahan pembangkit 403 MW, penambahan transmisi 267 kms, dan gardu induk 570 MVA.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI mengatakan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yang direncanakan beroperasi di tahun ini sebesar 736,6 MW. "Di 2019 kami berencana mengoperasikan pembangkit EBT yaitu PLTA, PLTB, PLTBG/M, PLTM, PLTS, PLTSa, PLTS/H dengan total 736,6 MW," kata Sofyan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Adapun pembangkit EBT yang akan beroperasi antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso Peaker 60 MW, PLTA Jatigede 110 MW, PLTA Rajamandala 47 MW. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Jeneponto 60 MW,  Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Merapi 45 MW, PLTP Muara Laboh 80 MW, dan PLTP Lumut Balai 50 MW.


(ABD)