Pertamina Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg dengan Operasi Pasar

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 08 Dec 2017 11:59 WIB
pertaminaelpiji 3 kg
Pertamina Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg dengan Operasi Pasar
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Rusman)

Jakarta: PT Pertamina (Persero) bergerak cepat dalam mengatasi masalah kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di sejumlah daerah. Hal ini dilakukan dengan menggelar operasi pasar di sejumlah titik yang diduga mengalami kelangkaan pasokan gas elpiji.

"Kita sudah melakukan respons yang cepat dari kemarin pemberitaan yang timbul. Sudah beberapa titik di Bogor dsan sekitarnya, dan dibeberapa wilayah Indonesia kita melakukan operasi pasar," kata SVP Non Fuel Marketing Pertamina Basuki Trikora Putra di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Desember 2017.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar menambahkan, tidak semua operasi pasar yang dilakukan Pertamina membuktikan adanya kelangkaan. Namun di beberapa titik memang operasi pasar selalu diburu oleh masyarakat yang kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg.

"Karena informasi kelangkaan di satu titik begitu kita lakukan operasi pasar, ternyata enggak ada respons sama sekali. Iapi itu pun ada yang benar, ketika lakukan operasi pasar habis. Dari 560 tabung cuma habis 200 tabung, satu hari ditungguin enggak ada lagi pembeli," jelas dia.

Meski demikian, Iskandar memastikan jika pasokan yang dimiliki Pertamina mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan di musim libur panjang jelang akhir tahun karena adanya momen libur Natal dan tahun baru.

Data Pertamina menunjukkan stok yang ada mencapai 18,9 hari secara rata-rata nasional atau di atas batas aman. Sedangkan penyaluran sejak Juli hingga November menunjukan rata-rata 20,2 sampai 20,3 ribu metrik ton (MT) dan akan ditingkatkan untuk kebutuhan di akhir Desember ini.

"Pada Desember kita akan tingkatkan 21 ribu (MT) secara harian karena seasonality-nya begitu. Seperti lebaran, akhir tahun ada natal dan tahun baru, maka kebutuhan elpiji akan meningkat biasanya di akhir tapi ini di awal sudah muncul," pungkasnya.

 


(AHL)