Iran: Sanksi Minyak AS Memperlemah OPEC

   •    Minggu, 08 Jul 2018 12:06 WIB
minyak mentahopec
Iran: Sanksi Minyak AS Memperlemah OPEC
Illustrasi (AFP/SCOTT HEPPELL).

Teheran: Seorang pejabat Kementerian Perminyakan menuturkan sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran akan membuat lemah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Aksi AS akan membuat OPEC malah sulit untuk menaikan kapasitas produksinya.

"Minyak Iran takkan kehilangan pelanggannya sebab banyak perusahaan membeli minyak dari negeri ini. Mungkin akan terjadi sedikit penurunan dalam penjualan minyak Iran, tapi pembelian secara diam-diam minyak Iran oleh banyak perusahaan dapat menggantikannya," kata Penasihat di Kementerian Perminyakan Iran Moayyed Hosseini Sadr, seperti dikutip dari Antara, Minggu, 8 Juli 2018.

Namun, langkah Amerika Serikat terus menekan untuk melarang penjualan minyak mentah Iran akan mengganggu rencana OPEC. OPEC akan meningkatkan produksi minyak secara bertahap untuk menjaga kestabilan.

"Takkan ada lagi organisasi semacam itu (seperti OPEC) pada masa depan, setelah berlanjutnya sanksi terhadap Iran," jelas dia.

Pada 26 Juni, Departemen Luar Negeri AS menyatakan telah mendorong banyak negara agar berhenti mengimpor minyak dari Iran mulai November.

Setelah keputusan Presiden AS Donald Trump untuk keluar dari kesepakatan nuklir Iran, yang bersejarah, pada 8 Mei, Amerika Serikat berikrar akan memberlakukan kembali sanksi atas Teheran dan menjatuhkan hukuman seperti sanksi sekunder atas negara yang memiliki hubungan bisnis dengan Teheran.

Perusahaan yang melakukan bisnis di Iran diberi waktu sampai 180 hari untuk mengakhiri penanaman modal, jika tidak, mereka menghadapi risiko dikenakan denda sangat besar.

Penarikan diri Washington dari kesepakatan nuklir Iran, yang bersejarah, dikecam banyak pihak di seluruh dunia. Sebagian sekutu utamanya di Eropa telah berusaha mencegah kesepakatan 2015 tersebut berantakan. Harga minyak naik setelah pesan dari Departemen Luar Negeri AS itu.

 


(SAW)