Punya USD700 Juta, PT Inalum Siap Akuisisi Freeport

Kautsar Widya Prabowo    •    Minggu, 15 Apr 2018 15:53 WIB
freeportinalum
Punya USD700 Juta, PT Inalum Siap Akuisisi Freeport
Freeport. ANT/Puspa Perwitasari.

Sentul: PT Indonesia Asaham Alumunium (Inalum) telah siap untuk mengakuisisi PT Freeport Indonesia. Hal tersebut  dapat dilakukan dengan kondisi keuangan perusahaan yang mapan.

Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan pihaknya meyakini hal itu karena perusahaan plat merah tersebut memiliki dana USD700 juta secara tunai.

"Inalum sekarang memiliki sekitar dana USD700 juta cash, dan kondisi anak perusahan  kita tidak punya utang sama sekali. Secara group kita ada cash diatas USD1 miliar," ujarnya dalam acara Family Gathering BUMN di Sentul, Sabtu, 14 April 2018.

Ia menambahakan, pihaknya terlebih dahulu menjalankan tiga skema, seperti perpanjangan kontrak, pembanganunan semelter dan stabilitas investasi.

Meskipun memiliki aset yang melimpah, dia tak menutup kemungkinan untuk mencari pinjaman dari pihak perbankan. Perbankan tertarik memberikan pinjaman karena Freeport Indonesia merupakan tambang emas terbesar di dunia serta tambang tembaga terbesar kedua di dunia.

"Untuk tambang yang beraset bagus seperti ini, semua bank umumnya tertarik untuk membiayai,"tuturnya

Sebelumnya, Holding BUMN tambang, PT Inalum (Persero) sudah menyiapkan pendanaan untuk membeli saham Rio Tinto di PT Freeport Indonesia. Dana tersebut diperoleh dari sindikasi dengan beberapa perbankan. Sejauh ini ada tujuh perbankan yang siap melakukan sindikasi tersebut.

Namun, Budi belum bisa menyebutkan berapa jumlah pendanaan yang bakal diperoleh dari sindikasi tujuh perbankan itu. Ia hanya menuturkan semua persyaratan telah disetujui kedua belah pihak, Inalum dan perbankan. Dari tujuh perbankan itu, Budi juga melanjutkan, di antaranya merupakan perbankan nasional (Himbara).

 


(SAW)