Selesai Pengeboran 23 Sumur, PLTP Ulubelu 3&4 Mengalirkan Listrik

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 16 Jun 2017 19:16 WIB
pertamina geothermal energy
Selesai Pengeboran 23 Sumur, PLTP Ulubelu 3&4 Mengalirkan Listrik
Pertamina Geothermal Energy (PGE) telah menyelesaikan pengeboran 23 sumur panas bumi PLTP Ulubelu Unit 3 dan 4. (FOTO: dokumentasi PGE)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) telah menyelesaikan pengeboran 23 sumur panas bumi PLTP Ulubelu Unit 3 dan 4.

Total 23 sumur terdiri dari dua sumur eksplorasi dan 21 sumur pengembangan dengan perincian 15 sumur produksi dan enam sumur injeksi. Dari penyelesaian pengeboran sumur ini, PGE memastikan proses pengoperasian proyek panas bumi Ulubelu Unit 3 dan 4 berjalan dengan baik dan lebih cepat dari target.

PLTP Ulubelu Unit 3 telah beroperasi secara komersial sejak Juli 2016. Sementara, PLTP Ulubelu Unit 4 beroperasi komersial dan memasok listrik pada Maret 2017.

"PLTP Ulubelu Unit 3 & 4 berkapasitas 2 x 55 megawatt (mw) telah dioperasikan oleh PGE untuk memperkuat pasokan listrik nasional, khususnya di kawasan Sumatera. Ini merupakan wujud konkret kontribusi Pertamina dalam memanfaatkan energi baru terbarukan di Tanah Air," kata GM Area Ulubelu Dirgo Rahayu dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Dirgo menjelaskan, dua proyek ini berlokasi di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Selain kontribusi pasokan listrik, keberadaan pembangkit baru ini juga memberikan efek positif bagi perekonomian setempat.

Kedua pembangkit geotermal ini memiliki skema proyek yang mana PGE melaksanakan proyek panas bumi mulai dari usaha pencarian dan produksi uap panas bumi hingga pembangkit listrik dengan produk akhir berupa listrik untuk dipasok kepada PT PLN (Persero).


(AHL)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

3 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA