Pertumbuhan Konsumsi Listrik Rumah Tangga Januari-Februari Lambat

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 23 Mar 2018 12:24 WIB
listrik
Pertumbuhan Konsumsi Listrik Rumah Tangga Januari-Februari Lambat
Ilustrasi. (Foto: Antara/Reno).

Jakarta: PT PLN (Persero) menyatakan pertumbuhan konsumsi listrik golongan pelanggan rumah tangga selama Januari-Februari 2018 terendah jika dibandingkan golongan pelanggan lain.

Kepala Divisi Niaga PLN Yuddy Setyo Wicaksono mencatat konsumsi golongan pelanggan industri dari Januari sampai Februari mencapai 12,1 TWh atau tumbuh 5,6 persen (yoy). Golongan pelanggan bisnis sebesar 6,45 TWh atau tumbuh 5,1 persen (yoy) dan golongan pelanggan publik sebesar 2.689 TWh atau atau tumbuh 6,1 persen (yoy).

Sementara, golongan rumah tangga konsumsi dua bulan terakhir sebesar 14,9 TWh tetapi pertumbuhannya 0,96 persen.

"Pertumbuhan industri 5,6 persen, bisnis 5,1 persen, rumah tangga 0,96 persen, lain-lain (publik) 6,1 persen," sebut Yuddy di Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.

Namun ditegaskan Yuddy, pertumbuhan konsumsi listrik rumah tangga ini tetap tumbuh. Pertumbuhan hanya sedikit melambat karena kebanyakan alat elektronik yang digunakan masyarakat hemat energi. Selain itu, banyak golongan rumah tangga sudah melakukan upaya-upaya hemat energi.

"Ya karena kan barang-barang sudah banyak yang hemat energi. Masyarakat juga bangak juga pengiritan hemat listrik. Itu untuk rumah tangga," jelas dia.

Sementara kalau secara keseluruhan, Yuddy menghitung pertumbuhan konsumsi listrik sebesar 3,72 persen.

"Januari-Februari 36,67 TWh, pertumbuhan 3,72 persen," pungkas dia.

 


(AHL)