Rini Soemarno Akui tak Ada Koordinasi Naikkan Harga Premium

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 11 Oct 2018 16:10 WIB
premiumIMF-World Bank
Rini Soemarno Akui tak Ada Koordinasi Naikkan Harga Premium
Menteri BUMN Rini Soemarno. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Nusa Dua: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku tidak terlibat atau tidak ada koordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan atas penaikan harga premium.

Rini mengatakan dirinya saat itu sedang berada di Palu, Sulawesi Tengah sehingga tidak berkoordinasi dengan Menteri Jonan soal penyesuaian harga BBM tersebut.

"Waktu sore itu memang belum komunikasi, karena saya kan di Palu, saya ke Sigi, itu tidak ada komunikasinya, itu memang hilang sama sekali (komunikasinya)," kata Rini ditemui di Hotel Inaya, Nusa Dua, Bali, Kamis, 11 Oktober 2017.

Setelah mengetahui ada perubahan harga yang disampaikan oleh Jonan, Rini menuturkan Presiden Joko Widodo langsung menghubungi dirinya untuk menginstruksikan penundaan penaikan harga premium. Penundaan ini dilakukan karena menimbang kenaikan inflasi dan daya beli masyarakat.

"Pak Presiden memang minta saya untuk hubungi beliau (Jonan), dan memang pembicaraan dengan Pak Jonan," tutur dia.

"Setelah dikaji, ini negatif impact untuk inflasi dan untuk daya beli masyrakat yang kecil dan menengah. Sudah saya instruksikan untuk tidak naik," imbuh dia.

Harga BBM berkadar RON 88 ini sempat menggemparkan pemberitaan. Pasalnya pada Rabu sore, 10 Oktober 2018 Jonan mengumumkan penaikan harga menjadi Rp7.000 per liter dari sebelumnya Rp6.550 per liter. Namun belum ada satu jam pengumuman tersebut direvisi, Jonan kembali menyatakan penundaan kenaikan harga.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

20 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA