Jonan Sebut Subsidi Listrik Masih Dimungkinkan Bertambah

Fachri Audhia Hafiez    •    Minggu, 11 Mar 2018 07:05 WIB
subsidi listrik
Jonan Sebut Subsidi Listrik Masih Dimungkinkan Bertambah
Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut penambahan subsidi listrik masih terbuka. Penambahan tersebut akan dilihat dari banyaknya jumlah pelanggan 450 volt ampere (VA).

"Kalau untuk listrik penambahan subsidi bisa saja terjadi. Apabila jumlah pelanggan 450 VA atau watt semakin bertambah banyak," kata Jonan di Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu, 10 Maret 2018.

Pemerintah optimistis rasio elektrifikasi sebesar 97,5 persen tercapai tahun ini, demi terjaganya kestabilan tarif dasar listrik (TDL). "Pencapaian ini akan bergantung pada ketersediaan jaringan listrik PLN di daerah yang belum tersentuh listrik," tutur Jonan.

Baca: Legislator Tolak Pencabutan Subsidi Listrik

Mantan Dirut PT KAI itu menjelaskan subsidi juga akan otomatis bertambah bagi pelanggan yang berlangganan listrik sebesar 450 VA. 

Saat ini TDL dengan daya 450 VA dikenakan biaya Rp415 per kWh, kemudian daya 900 VA sebesar Rp586 per kWh. Untuk golongan rumah tangga 900 VA-RTM adalah sebesar Rp1.352 per kWh. 

Sedangkan, golongan 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 sampai dengan 5.500 VA kemudian 6.600 VA ke atas serta 6.600 VA sampai dengan 200 VA dikenakan tarif per kWh sebesar Rp 1.467,28.




(AZF)