Tingkatkan Konektivitas

Rini Resmikan BTS dan PLTS di Rote Ndau

Annisa ayu artanti    •    Senin, 13 Aug 2018 19:08 WIB
plts
Rini Resmikan BTS dan PLTS di Rote Ndau
Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoimfo) meresmikan BTS dan PLTS. Medcom/Ayu.

Rote Ndao: Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoimfo) meresmikan BTS (Base Transceiver Station) serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) guna meningkatkan konektivitas di daerah terdepan.

Menteri BUMN Rini Soemarno dalam sambutannya mengatakan pengadaan BTS dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kemenkoinfo dan PLTS dibangun oleh anak usaha PT LEN. Rini menyebutkan konektivitas sangat penting untuk memajukan peradaban suatu daerah.

"Konektivitas sangat penting untuk meningkatkan perekonomian. Konektivitas ada dua, pertama bangun jalan pelabuhan dan bandara. Kedua adalah telekomunikasi," kata Rini di Desa Oebela, Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndau, NTT, Senin, 13 Agustus 2018.

Ia menambahkan dengan adanya BTS akan memudahkan jaringan sinyal di Pulau Rote. Selama ini tidak ada jaringan sinyal yang memadai di Pulau Rote.
Melalui pembangunan dan pengadaan BTS ini, Rini berharap masyarakat akan lebih mengenal Indonesia sehingga membuka peradaban. Perekonomian pun diharapkan lebih maju ketika ada sinyal komunikasi yang memadai.

"Dengan adanya telekomunikasi masyarakat di pulau terdepan akan lebih mengenal di Indonesia. Ini satu permulaan. Dengan demikian bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sini," sebut Rini.

Sementara itu, pihak Bakti mengatakan akan terus menambah jumlah BTS di Indonesia, khususnya di daerah-daerah perbatasan Indonesia.

"Mengapa BTS Oebela yang diresmikan? Karena BTS ini adalah BTS yang telah on air dan sedang proses upgrade dari 2G menjadi 4G. Sedangkan empat BTS lainnya masih proses pembangunan dan memiliki layanan 2G," terang Direktur Infrastruktur Bakti, Dhia Anugrah Febriansa.

Selain pembangunan BTS, Bakti juga telah memberikan penyediaan layanan akses internet di tujuh desa di Kabupaten Rote yakni Desa Tunganamo, Oetutulu, Modosinal, Meneana, Tuabolok, Desa Nda/Nuse, dan Holoama. Mayoritas penyediaan layanan akses internet, diberikan kepada sekolah-sekolah, pelayanan kesehatan/puskesmas dan pelabuhan.

"Adanya akses internet di lingkungan publik ini, diharapkan dapat membantu kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah serta penanganan kesehatan masyarakat dapat lebih cepat tertangani," imbuh Odie.


(SAW)