Perusahaan Korsel Siap Bantu PLN Kurangi Pemadaman Listrik

Husen Miftahudin    •    Jumat, 08 Sep 2017 11:01 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrik
Perusahaan Korsel Siap Bantu PLN Kurangi Pemadaman Listrik
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) terus berupaya mengurangi jumlah pemadaman listrik (System Average Interuption Duration Index/SAIDI). Dalam setahun, durasi pemadaman listrik ditarget hanya tujuh menit.

Perusahaan industri komponen kelistrikan asal Korea Selatan (Korsel) Daewo‎ong Electric Co.Ltd tertarik membantu mewujudkan target PLN. Menggandeng perusahaan lokal ‎PT Jaladri Prima Intertrade, Daewoong menawarkan sistem digitalisasi Gardu Induk (GI) dan distribusi.

"Kami akan mengambil teknologinya untuk diterapkan di GI PLN dan distribusi. Dulu, pemadaman pakai cara manual. Dengan ini pemadaman bisa otomatis langsung diperbaiki, tak perlu orang untuk membenahi gardu yang bermasalah," kata Komisaris Jaladri Prima Intertrade ‎Demedem Rochkadar Sukada, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat 8 September 2017.

Sistem digitalisasi GI dan distribusi milik Daewoong diyakini mampu memangkas durasi pemadaman listrik. Otomatisasi di teknologi tersebut akan mempercepat proses stabilitasi pasokan listrik setelah mengalami pemadaman.

Selain itu, kata Demdem, ‎Daewoong juga siap melakukan transfer teknologi dan berinvestasi di Indonesia untuk membangun pabrik komponen sistem digitalisasi alat kelistrikan. "Perlengkapan dasarnya saya minta untuk menggunakan produksi sini (Indonesia)," tegas dia.

CEO Daewoong Electric, Choi‎ Jung Nam mengklaim bahwa teknologi mereka telah digunakan perusahaan listrik milik negara Korea Selatan atau Korean Electric Power Company (KEPCO). Di sana, efektif mengurangi pemadaman.

‎"Kami  ingin Korean hybrid sistem pada transmisi diperkenalkan di Indonesia. ‎Kami berharap membuka paradima baru di bidang transmisi ditribusi di Indonesia dengan menggunakan IT smart grid," pungkasnya.


(ABD)