PLN Groundbreaking PLTU Cilacap Ekspansi 1.000 MW

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 13 Oct 2016 08:00 WIB
pln
PLN <i>Groundbreaking</i> PLTU Cilacap Ekspansi 1.000 MW
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN (Persero) telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi 1x1.000 megawatt (mw).

PLTU Cilacap Ekspansi ini merupakan bagian dari proyek pembangkit 35.000 mw yang dilakukan oleh Independent Power Producer (IPP) PT Sumber Segara Primadaya (S2P) dengan pemegang saham PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB).

Lokasi Proyek Ekspansi terletak di tiga desa, yaitu Karangkandri, Menganti dan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan dibangun di atas tanah seluas 26 hektare (ha) persegi.

"Dengan adanya PLTU Cilacap dengan kapasitas mumpuni ini dipastikan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar serta penggunaannya dapat menghemat bahan bakar karena jenis batu baranya adalah low rank coal," kata Direktur Pengadaan PLN Iwan Supangkat dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Iwan menjelaskan, pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi 1x1.000 mw akan mulai beroperasi secara komersial 39 bulan sejak financing date yaitu 19 September 2016.

Konsorsium IPP S2P dengan komposisi saham 51 persen PT SSP dan 49 persen PT PJB melakukan total investasi proyek sebesar USD1,389 miliar, di mana pembiayaan proyek didanai oleh Bank Rakyat Indonesia, China Development Bank dan Bank Of China.

"Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap listrik, kehadiran PLTU Cilacap dapat membantu kapasitas pembangkit eksisting di Jawa-Bali yang saat ini sebesar 33.824 mw per 2015," jelas Iwan.

Sekadar informasi, daya mampu pembangkit Jawa-Bali pada Oktober 2016 adalah 33.153 mw dengan beban puncak 24.000 mw. Setelah nantinya beroperasi, PLTU Cilacap akan memasok ke jaringan 500 kV Jawa-Bali melalui Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Adipala dan diteruskan ke GITET Kesugihan.


(AHL)