Pertamina: Peminat Dexlite Masih Rendah

   •    Rabu, 19 Apr 2017 18:12 WIB
dexlite
Pertamina: Peminat Dexlite Masih Rendah
Ilustrasi pengguna dexlite. (FOTO: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Semarang: PT Pertamina (Persero) menyatakan jumlah peminat dexlite di wilayah Jawa Tengah dan DIY masih rendah mengingat BBM jenis biosolar hingga saat ini masih disubsidi oleh pemerintah.

"Kalau melihat selisih tingkat konsumsinya antara bio solar dengan dexlite sangat jauh," kata Manager Communication and Relations Pertamina Jawa Bagian Tengah Andar Titi Lestari di Semarang, seperti dikutip dari Antara, Rabu 19 April 2017.

Berdasarkan data dari Pertamina, dikatakannya, untuk volume konsumsi biosolar pada Januari 2017 sebesar 146.216 kl dan Februari sebesar 132.927 kl. Sedangkan di Maret tingkat konsumsinya sebesar 150.583 kl, selanjutnya selama April hingga pertengahan bulan ini tingkat konsumsinya sebesar 81.680 kl.

Untuk volume konsumsi dexlite, pada Januari 2017 sebesar 1.589 kl, Februari sebesar 1.630 kl, Maret 1.721 kl, dan pada April hingga pertengahan bulan ini masih di angka 1.039 kl.

Baca: Pertalite & Dexlite, Strategi Ubah Masyarakat Membeli BBM Nonsubsidi

Sementara itu, untuk konsumsi pertamina dex sejauh ini hampir sama dengan dexlite. Pada Januari 2017 volume konsumsi pertamina dex untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai 1.570 kl. Selanjutnya pada Februari tingkat konsumsinya sebesar 1.368 kl, Maret meningkat menjadi 1.524 kl, dan pada April hingga pertengahan bulan ini masih di angka 821 kl.

"Kalau dilihat dari kualitasnya, tentunya yang paling bagus adalah pertamina dex dengan tingkat oktan paling tinggi dibandingkan kedua yang lain yaitu 53," jelasnya.

Sedangkan untuk tingkat oktan dexlite lebih tinggi dibandingkan solar yaitu 51 dan oktan untuk biosolar sebesar 48. Terkait dengan hal itu, pihaknya mengimbau kepada pemilik kendaraan bermesin diesel agar menyesuaikan BBM yang digunakan dengan jenis kendaraannya.

"Ketika disesuaikan antara kebutuhan kendaraan dengan kualitas BBM yang digunakan tentu akan mampu menjaga kondisi mesin kendaraan sehingga perawatannya tidak membutuhkan biaya yang besar," pungkasnya.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA